Pengabdian Masyarakat Institut Medika Drg. Suherman Rapid Test Covid-19

Dalam rangka percepatan penanggulangan Pemutusan Mata Rantai Covid-19, dosen Institut Medika Drg. Suherman (IMDS) mengadakan pengabdian masyarakat Rapid Test Masal yang diselenggarakan di RS. Harapan Bunda Jakarta Timur, sabtu 13 Juni 2020. Ketua Panitia penyelenggaran dr. Kristina Hutagaol, MARS. sekaligus Ketua TAGANA Rajawali Indonesia, dosen serta Kaprodi Administrasi Rumah Sakit IMDS mengucapkan terimakasih kepada para pihak yang telah berkontribusi untuk penyelenggarakan kegiatan rapid test, kegiatan rapid test diikuti oleh masyarakat umum, kalangan entertaiment, serta karyawan Rumah sakit yang tetap mejalankan aktivitas pekerjaan dan pelayanan. Tim pengambil sampel darah diketuai oleh Ns. Angga Saeful Rahmat, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.Kom. selaku ketua LPPM IMDS dan 9 dosen IMDS. Total pemeriksaan rapid test sebanyak 130 partisipan.

Kegiatan dibuka oleh Direktur Mitigasi Bencana BNPB, Johny sumbung, SKM., M.Kes. tujuan kegiatan yang diselenggarakan kegiatan rapid test adalah langkah awal screening yang cepat terhadap daerah-daerah yang terpapar virus corona serta mengetahui sejauh mana tingkat keterpaparan virus corona. Beliau berpesan untuk selalu mengedapankan protokol kesehatan, cuci tangan pakai sabun, pakai masker, makan dan istirahat yang cukup.

Kegiatan ini terselenggara hasil kerjasama IMDS dengan Relawan Rajawali Indonesia, didukung oleh BNPB, PDGBI, Klik Dokter dan RS. Harapan Bunda. #red.Sam.

 

Gathering IMDS Goes to Jogja

Institut Medika Drg. Suherman, melakukan Gathering bersama dengan tema IMDS Goes To Jogja kegiatan dilaksanakan dari tanggal 10 – 13 Juli 2019. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pelepasan balon sebagai simbolis untuk pelaksanaan kegiatan oleh ibu rektor Dr. Triseu Setianingsih, SKM., MKM., beserta jajaranya, staff dan dosen. Rombongan berangkat dan tiba di Yogyakarta pada malam hari, menikmati kota budaya Yogyakarta di Malioboro.

Hari kedua diisi dengan kegiatan outbond yang dilaksanakan dipantai Sundak – Gunung Kidul Yogyakarta,  kegiatan dipandu oleh team tour lokal oleh bapak Budi yang juga merupakan dosen disalah satu perguruan tinggi Yogyakarta, sambutan outbond oleh ibu rektor IMDS ibu Dr. Triseu Setianingsih, SKM., MKM., “kegiatan gathering ini dilaksanakan untuk meningkatkan kebersamaan dan kerjasama para staff, karyawan dan dosen IMDS, seperti tema yang telah diangkat saat Dies Natalis Ke-XIV, meningkatkan kebersamaan dan kerjasama menuju IMDS jaya”. Kegiatan diisi dengan pembentukan barisan, kelompok dan yel-yel “IMDS, Jaya, Jaya, Luar Biasa…”. Konsentrasi dalam pemberian game untuk personal untuk , team work dan goal setting. Hal ini dapat diaplikasikan dalam hal pekerjaan bahwa dalam membangun mimpi yang besar atau tujuan akhir harus dilakukan kerjasama dari semua anggota baik dari yang tertinggi sampai dengan bagian yang terkecil, semua harus bahu membahu memberikan konstribusi dan kerjasama untuk mencapai tujuan tersebut, tidak dapat setiap anggota berdiri sendiri, dinamika penyelesaian perlombaan menjadi gambaran sebuah kekompakan dalam setiap tim.

Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan bersepeda bersama dengan mengenakan caping adat Jogja, mengelilingi Candi Sewu, kegiatan ini menjadi hal yang dapat dilihat bahwa budaya Indonesia sangat beraneka ragam khususnya budaya Jawa yang harus terus dilestarikan. Kegiatan dilanjutkan pada malam hari dengan melihat pagelaran Ramayana Ballet Prambanan, di lokasi Candi Prambanan. Pagelaran ini memberikan arti perjuangan.

Kegiatan hari terakhir diisi dengan kegiatan Lava Tour, berkunjung ke gunung merapi di daerah Sleman, tujuan dari kegiatan ini untuk melihat kondisi alam merapi setelah terjadinya erupsi di tahun 2010, dimana saat letusan Gunung Merapi tahun 2010 telah menyisakan duka bagi warga Desa Kinahrejo Cangkringan – Sleman, hal ini juga menjadi bahan pembelajaran terkait dengan kesiapsiagaan bencana dan kegawatdaruratan saat bencana terjadi, sebagai Institusi Kesehatan IMDS dapat mengambil pembelajaran untuk dapat diterapkan kepada mahasiswa untuk meminimalisir korban saat bencana terjadi dengan tanggap darurat keperawatan. “Gunung Merapi kini telah bersahaja dengan menyapa penuh keramahan kepada warga agar senantiasa menjaga lingkungan hidup demi terjalin hubungan yang harmonis antara alam dan manusia” (Mas Lurah Suraksoasihono Juru Kunci Gunung Merapi).

Malam Puncak keakraban IMDS, dilaksanakan di Restoran Bukit Bintang Yogyakarta, dalam kegiatan ini semua peserta hadir, makan malam bersama menambah keakraban dan semoga kerjasama yang diharapkan terjalin dengan baik dari semua unit yang ada di IMDS, sehingga dapat bersatu padu, bergandeng tangan untuk mewujudkan IMDS Jaya. #RedSam.

Posko Kesehatan Mudik 2019 IMDS

Posko Kesehatan Mudik 2019 IMDS

Mahasiswa Institut Medika Drg. Suherman (IMDS) yang tergabung dalam unit kegiatan kemahasiswaan Medika Volunteer ikut serta dalam penjagaan posko mudik bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, menyediakan 11 posko kesehatan selama arus mudik dan balik lebaran 2019. Posko dibangun di tiga lintasan yang dilalui pemudik, di antaranya, jalur Pantai Utara (Pantura), Ruas Tol Jakarta – Cikampek dan Jalan Inspeksi Kalimalang.

Posko Kesehatan mulai disiagakan sejak H-7 hingga H+7 atau dari tanggal 29 Mei sampai 12 Juni 2019, posko kesehatan di Jaga Oleh Dokter, Perawat, Relawan dan Sopir Ambulans,  Di dalam posko tersedia sejumlah fasilitas kesehatan yang cukup memadai, mulai dari obat-obatan, alat tes kesehatan, hingga tempat istirahat yang diberikan secara gratis. Relawan dari IMDS berjumlah 45 orang terbagi dalam 6 team berjaga di posko secara bergantian.

Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini diharapkan dapat mengaplikasikan ilmunya dalam kegawat daruratan dan berperan serta untuk dapat membantu para pemudik dalam menangani masalah kesehatan di perjalanan. Dalam kegiatan yang dilaksanakan para mahasiswa juga melakukan pertolong kepada korban kecelakaan lalulintas, pemeriksaan tensi darah dan edukasi kesehatan kepada para pemudik. #Red.Sam